Rabu, 08 Januari 2014

tulisan softskill ke 17


Bulog Diminta Beli Tebu Petani


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petani meminta Perum Bulog untuk membeli gula dari petani. Permintaan ini diajukan terkait kabar bahwa Bulog akan berperan untuk mencadangkan kebutuhan gula nasional.
"Jangan sampai buffer stock punya Bulog dari gula impor juga," ujar Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Soemitro Samadikoen, Kamis (28/11). 
Apabila tujuannya untuk cadangan pangan, Bulog seharusnya membeli gula dari petani yang tidak laku. Anomali cuaca menyebabkan turunnya rendeman gula. Akibatnya rndeman gula yang dipanen saat ini hanya berada di kisaran 7 persen, bukan 10 persen seperti tahun lalu. 
Saat ini harga gula dikatakan terpuruk, hanya sekitar Rp 8.700- Rp 8.800 per kilogram (kg). Padahal untuk menutup ongkos produksi, petani minimal harus menjual dengan harga Rp 10 ribu per kg. Pemerintah pun diminta turun tangan agar harga gula lebih berpihak pada petani. 
APTRI juga masih menemukan gula rafinasi beredar di pasar konsumsi saat ini. Padahal pemerintah pernah bernjaji untuk segera menindak-lanjuti laporan APTRI. "Ini tidak ada sama sekali aksi yang memungkinkan produsen gula rafinasi diaudit," katanya. 

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/mikro/13/11/28/mwydf8-bulog-diminta-beli-tebu-petani

analisis : para petani nampaknya mulai cemas dan sedih, karena harga dari hasil pertanian mereka mulai memburuk,dengan sekitaran harga Rp 8.700- Rp 8.800. petani harus mampu menutupi ongkos produksi dan harus menjualnya dengan harga diatas harga tersebut. Masalah yang dihadapi ini tidak terlepas dari para oknum yang menjual gura rafinasi yang akibatnya petani dalam negri lah yang merasa dirugikan. Sehingga kebutuan gula di Indonesia lebih banyak diimpor.


tulisan softskill ke 16


Ini 3 Masalah Yang Bikin RI Ketergantungan Impor Pangan Versi Mentan

Jakarta -Setiap tahun Indonesia tidak lepas mengimpor produk pangan dari negara lain. Menteri Pertanian Suswono menyebut ada 3 masalah utama yang membuat Indonesia masih mengimpor produk pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

"Untuk mencapai stabilitas pangan tidaklah mudah. Harus ada kerja keras karena kita masih dihadapi berbagai persoalan seperti keterbatasan lahan, adanya organisme penyakit tanaman atau OPT, dan perubahan iklim. Khususnya perubahan iklim, ini yang menyebabkan di mana pemenuhan kebutuhan tidak mencukupi untuk waktu-waktu tertentu, dan impor adalah salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nasional," kata Suswono di acara Peluncuran Single Sign On (SSO) Karantina dan Layanan Elektronik (E Service) Perizinan Terintegrasi Dalam Kerangka INSW di Hotel Borobuddur, Jakarta, Senin (18/11/2013).

Namun begitu, impor pangan Indonesia menurun setiap tahun. Suswono menyebut, data statistik impor produk pangan menurun selama 2 tahun terakhir. Di periode yang sama, ekspor produk pertanian Indonesia malah meningkat.

"Data statistik dalam 2 tahun terakhir menyebut volume ekspor produk pertanian Indonesia di tahun 2011 sebesar 30 juta ton dan di tahun 2012 sebesar 31 juta ton, atau meningkat 1,3%. Sedangkan untuk impor produk pangan tercatat di tahun 2011 sebesar 23 juta dan di tahun 2012 sebesar 19 juta atau turun 12%. Tetapi volume perdagangan pertanian memang tinggi dan meningkat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Suswono bangga karena Balai Karantina meluncurkan satu produk pelayanan elektronik yaitu SSO yang masuk ke dalam portal Indonesia National Single Window (INSW), bagi kegiatan ekspor dan impor produk pertanian (termasuk hortikultura dan hewan di dalamnya). Lewat sistem ini, Suswono optimistis produk ekspor pertanian Indonesia bisa berdaya saing dan pelaku usaha (baik eksportir dan importir) dapat diberikan kemudahan karena portal tersebut sudah terintegrasi dengan kementerian/lembaga lainnya.

"Impor produk pertanian dan peternakan juga terus dilakukan perbaikan melalui harmonisasi sistem dengan kementerian/lembaga lainnya. Dari masalah di atas, hari ini adalah upaya kita semua untuk memperbaiki sistem untuk efisiensi pelayanan proses ekspor dan impor barang di pelabuhan. INSW bukti kerja kita semua kepada masyarakat," katanya.

analisis : masalah yang dihadapi Indonesia dalam hal pangan adalah terjadinya impor terus menerus. Padahal yang kita ketahui Negara Indonesia adalah Negara kepulauan, bagaimana bisa kita kaya akan alamnya mengimpor bahan pangan yang pokok,seperti beras,gula,dll. Namun pemerintah tidak tinggal diam menanggapi hal tersebut,maka dibuatlah sebuah pelayanan yang menjadikan produk Indonesia tidak kalah bagus kualitasnya dengan produk luar negri.

tulisan softskill ke 15


Potret Pendidikan di Daerah Perbatasan


Pendidikan adalah salah satu pemutus tali kemiskinan. Pendapat itu sepertinya telah lama kita  kenal. Akan tetapi sudahkah bangsa ini membiarkan rakyatnya berpesta pora merayakan pendidikan? Sudahkah setiap warga negara di negeri ini mengenyam pendidikan hingga ke jenjang yang paling tinggi? Jawabannya; belum.
Pemerataan pendidikan di Kalimantan timur yang diwacanakan oleh pemerintah pun ternyata belum membuat semua lapisan masyarakat Kalimantan timur kususnya daerah perbatasan dan pedalaman belum menikmati pendidikan dengan selayaknya. Program pendidikan sekolah gratis di Kalimantan timur yang diumbar para wakil rakyat ketika akan dipilih hanya omong kosong belaka. Sekolah negeri yang oleh pemerintah ditujukan untuk menampuang masyarakat miskin agar dapat menempuh pendidikan ternyata lebih banyak diisi oleh masyarakat kelas menegah atas. Masyarakat miskin terpaksa menyekolahkan anaknya ke Sekolah swasta yang tentu saja memerlukan biaya pendidikan yang tidak sedikit dan berkualitas rendah.
Kondisi ini membuat masyarakat di daerah perbatasan dan pedalaman Kaltim tidak dapat menigkatkan kompetensi pendidikan nya karena tidak adanya pemeratan pendidikan yang seimbang.Wal hasil perekonomian masyarkat pedalaman pun tidak t menigkat dan untuk memperoleh kehidupan yang layak. Harus ada langkah proakitif pemerintah pusat maupun daerah untuk membangun pendidikan yang merata ke semua daerah sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu di segala lini daerah Kaltim.
Sumber Daya Alam yang sangat besar di Kaltim ternyata tidak ada korelasinya terhadap pendidikan di Kaltim sehingga membuat masyarakat kita hanya sebagai penonton di negri sendiri melihat semua unsure birokrasi pemerintah hinga pengelolaan Sumber daya alam dikuasai oleh para pendatang dari negri lain.
Kondisi ini mengisyaratkan bahwa orang-orang dari kelompok ekonomi rendah atau orang-orang di perbatasan dan pedalaman tidak diberi kesempatan untuk menempuh pendidikan disekolah yang layak mereka tidak berdaya untuk mengikuti perkembangan pendidikan dan teknologi yang dinamis karena tereleminasi oleh tidak adanya pemeratan pendidikan di Kaltim.
Ada cukup banyak masyarakat di perbatasan dan pedalaman yang terpaksa harus tidak bersekolah karena kekurangan biaya dan termarginal nya mereka dari program-program pendidikan pemerintah Kaltim  maupun Pusat. Oleh karena itulah, mereka sanggat berharap pemerintah benar-benar mewujudkan amanat yang tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945.
Mereka mempunyai keyakinan bahwa pemerintah seharusnya memberikan pembiyayan bagi proses pendidkan yang ditempuh oleh masyarakat di pedalaman dan perbatasan.bagaimana pun pemerintah harus dapat merealisasikan amanat rakyat yang tertuang dalam UUD 1945 tersebut sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga negaranya. Inilah kosekuensi pemerintah Kaltim terhadap kemajuan pendidikan di daerah yang kita banggakan ini.

Ketika negara kita kedaulatan nya dipertaruhkan di ujung negri borneo merasa kalau harga diri bangsa kita di lecehkan dengan tindakan tentanga sebelah yang selalu bikin ulah. Entah dengan tindakan reprensif mereka kepada TKI kita maupun tindakan angkatan laut mereka yang semena-mena masuk dalam wilayah kita tanpa aturan. Dan para elit pemerintah kita seolah-olah kebakaran jenggot dengan adanya hal-hal tadi tapi apakah pemerintah kita kebakaran jenggot ketika pendidikan di perbatasan Kaltim sangat mengenaskan?
Padahal pendidikan yang layak di perbatasan sangat berpengaruh terhadap membangun kesejahteraan dan membangun jiwa nasionalisme terhadap bangsa kita sehinga doktrin-doktrin tetangga sebelah tidak lagi mengusik jiwa nasionalisme masyarakat di perbatasan.
Di kala semua masyarakat Indonesia sibuk dengan berbagai drama korupsi yang tak kunjung usai. Kini muncul berbagai fenomena menarik di dunia pendidikan Indonesia khususnya Kaltim. Salah satunya yang fenomenal adalah adanya kurang lebih 2.000 ribu adik-adik kita di perbatasan dan pedalaman tidak sekolah.
Mereka hanya tingal di areal kelapa sawit milik tetanga sebelah bekerja disana dengan ilmu dan pendidikan yang tidak ada sama sekali. Hal ini sangat mencoreng pendidikan bangsa kita khususnya Kaltim. Ketika 20 persen alokasi pendidikan dicanangkan, justru yang terjadi adalah korupsi yang merajalela di dunia pendidikan kita. Parah integritas pemerintah kita.
Penyebab rendahanya pendidikan di perbatasan dan daerah pedalaman antara lain adalah masalah efektivitas, efisiensi dan standarisasi pengajar. Hal tersebut masih menjadi masalah pendidikan Kaltim pada umumnya. Adapun permasalahan khususnya dalam dunia pendidikan;
1. Rendahnya pemerataan pendidikan
2. Rendahnya saran fisik sekolah
3. Rendahnya kesejahteraan guru
4. Rendahnya prestasi siswa ditinjau dari perfektif efesiensi pendidikan
5. Rendahnya kualitas guru
6. Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan
Tidak bisa dipungkiri, mereka adik-adik kita di perbatasan adalah tangung jawab kita bersama. Mereka adalah aset bangsa ini. Jika kualitas mereka baik, tentu saja kualitas bangsa ini pun akan membaik.

analisis : potret rendahnya taraf pendidikan di Indonesia ini amatlah memprihatinkan,karena banyak sekali anak-anak bangsa Indonesia yang tidak menikmati pendidikan selayaknya yang mereka dapatkan. Mereka hanya menikmati janji-janji manis yang dilontarkan oleh pejabat yang ingin mendapatkan posisi kedudukan di Indonesia.coba kita tengok kualitas pendidikan di perbatasan Indonesia,banyak anak-anak perbatasan yang masih semangt untuk sekolah meskipun jarak dan medan menuju ke tempat sekolah cukup membahayakan mereka,namun semangat mereka bersekolah tidak sama dengan semangat para gurunya. Tak jarang ketika mereka sudah datang tapi guru-guru mereka tidak hadir. Hal ini bisa menjadikan anak-anak di daerah perbatasan tidak bersekolah dan memutuskan untuk berkerja di luar negri sebagai TKI.

tulisan softskill ke 14


RI Tambah Utang Rp 232,7 Triliun di 2013



Tahun ini pemerintah telah menambah utang baru senilai Rp 232,7 triliun untuk menutupi defisit anggaran yang nilainya mencapai Rp 224,2 triliun atau 2,38% dari PDB.

Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan ada beberapa jenis utang yang diambil tahun ini.

"Utang itu kan macam-macam ada loan, ada pinjaman, ada securities SBN. Kalau loan itu biasanya project loan itu dibelanjakan spesifik kan. Project loan itu di APBN ada seperti ini lah, loan itu untuk bangun energi kan, jembatan, bandara, alutsista dan sebagainya," ungkap Robert di Gedung Djuanda Kemenkeu, Senin (30/12/2013)

Sementara itu untuk Surat Berharga Negara (SBN) dimasukan ke dalam kas negara. Kemudian dipakai untuk pembiayaan rutin, seperti belanja pegawai, subsidi, dan belanja lainnya.

"Kalau SBN itu betul-betul saya terbitkan karena betul-betul kekurangan penerimaan kekurangan uang. General financing umum. Dan itu lazim di banyak negara. Defisit secara umum kurang ya nyari uang," jelasnya.

Ia mengatakan sejauh ini utang negara sudah cukup produktif dalam pembiayaan infrastruktur. Namun utang masih dibutuhkan untuk pembangunan Indonesia.

"Jadi yang financing yang saya adakan adalah bersifat umum dan sebagian besar itu untuk pembangunan infrastruktur juga," sebut Robert.

Secara total, hingga November 2013, utang pemerintah Indonesia mencapai Rp 2.354,54 triliun. Jumlah utang ini naik naik Rp 77,6 triliun dibandingkan dengan posisi Oktober 2013 yang sebesar Rp 2,276,98 triliun.

analisis : bertambahnya utang Negara sama saja bertambahnya beban yang dipikul Indonesia, karena hutang yang akan dipergunakan untuk membangun infrastruktur Indonesia justru tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Indonesia, contohnya pembangunan jembatan,sekolah,subsidi,dll. Itu semua belum nyata hasilnya Karena dananya dibuat untuk korupsi. Sekalinya pembangunan itu berjalan namun gedung yang sedang dibuat tiba-tiba rusak padahal jangka waktu bangunan tersebut baru berumur 1 tahun. Ini yang perlu kita pikirkan, mengapa untuk pembangunan negaranya sendiri saja masih menggunakan kualitas yang rendah, padahal pemerintah sudah memberi kepercayaan untuk membangun dengan kualitas bagus.lalu uang sisanya itu dimana? Ya masuk kedalam kantong pribadi, makanya tak heran KPK sudah banyak menangkap para pelaku korupsi yang bermilayaran bahkan triliunan.

tulisan softskill ke 13


Berharap Rupiah Menguat Lebih Lanjut



JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah masih menyimpan potensi kenaikan dalam jangka pendek, Selasa (7/1/2014). Penurunan data layanan di Amerika Serikat mendorong pelemahan dollar AS atas sejumlah mata uang utama di tingkat global.

Greenback terdepresiasi versus yen pada awal pekan ini. Merujuk pada hasil riset Monex Investindo Futures pagi ini, hal itu seiring indeks sektor jasa AS yang mencerminkan perlambatan pertumbuhan di akhir tahun lalu.

Laporan Institute for Supply Management menunjukkan laju pertumbuhan sektor jasa AS melambat untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Desember. Hal itu seiring aktivitas bisnis berekspansi pada kecepatan yang lebih rendah dan pesanan baru berkontraksi.

Laju rupiah sendiri kembali tertekan setelah pelaku pasar lebih memilih mata uang yen merespon perlambatan kegiatan manufaktur di China yang dinilai akan meningkatkan aset-aset yang lebih aman.

Di sisi lain, meski laju kenaikan dollar AS tertahan dengan kenaikan yen tersebut namun masih tetap lebih terapresiasi dibandingkan mata uang lainnya.

Riset Trust Securities menyatakan adanya berita BOE akan melakukan spending cuts anggaran yang berimbas pada pelemahan poundsterling dan pelemahan euro setelah terkena aksi profit taking pascareli dalam beberapa minggu terakhir turut berpengaruh pada tertahannya kenaikan rupiah.

Laju rupiah di bawah target support Rp 12.238 per dollar AS. Hari ini rupiah diproyeksikan berada di rentang Rp 12.248-Rp 12.198 per dollar AS (kurs tengah BI).

analisis : pelemahannya nilai dollar yang masih terus menerus nampaknya membuat semua negara harus menata ulang anggaran anggaran yang harus dikeluarkan, khusunya indonesia. Dampak yang dihasilkan dari melemahnya rupiah ini bisa kita rasakan,seperti naiknya kebutuhan yang sangat mengcengakan karena bahan pokoknya berasal dari luar negri.