Jumat, 01 November 2013

tulisan softskill ( industri besar harus menggendong IKM)



Industri Besar Harus Mau Menggendong IKM


Industri besar dituntut turut membantu pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri dan bukan sebaliknya.
Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Euis Saedang mengungkapkan keengganan industri besar menjadi batu sandungan dalam perjalanan bisnis dari IKM.
"Saat ini yang masih jadi kendala adalah bagaimana membuat Industri besar mau menggendong IKM bukannya malah menjatuhkan," ujar Euis di Jakarta, Sabtu (26/10/2013).
Selain itu, guna memperlancar dan menggenjot IKM di dalam negeri. Para pemilik diminta mau bekerjasama dengan pemerintah. Hal ini mengingat para pelaku usaha di bidang IKM seringkali tak kuat menghadapi permasalahan bisnis sendirian.
"Ngobrol. Kemudian kelompokkan masalahnya. Cari cara agar industri besar mau menggendong IKM. Industri itu kan ada jenjangnya, industri rumah tangga, mikro, kecil, menengah. Nah di level menengah ini anginnya kencang. Rasanya malah seperti sudah mau kolaps saja," jelasnya.
Menurut dia, banyak IKM yang bisa tumbuh besar karena telah memenuhi beberapa ketentuan dan persyaratan. Namun seringkali lemahnya pengetahuan soal bisnis membuat para pemiliknya tidak bisa bertahan dan memilih untuk menghentikan usahanya.
"Dalam ilmu bisnis, ini namanya saturated. Jadi ada satu titik di mana sebuah usaha seolah tidak bisa bertahan lama. Padahal sudah punya semua, label SNI, 10 tahun usaha, konsumen. Ini jangan sampai malah dicaplok industri besar apalagi asing," pungkasnya.
Dalam kondisi tersebut, Euis menilai pentingnya kehadiran konsultan IKM guna mendampingi para pemilik usahanya. Namun begitu, jumlah konsultan IKM saat ini masih sangat rendah yaitu 400 orang di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, ternyata bahan baku juga masih menjadi kendala utama yang menjadi penghambat tumbuhnya IKM di dalam negeri. Hal ini mengingat masih banyak bahan baku yang harus didatangkan dari luar negeri sebagai barang impor.
Euis menilai, sebenarnya para pelaku usaha IKM masih bisa memperoleh bahan baku baik domestik maupun impor dengan harga lebih murah jika membelinya secara kolektif. Sayangnya, kebanyakan pemilik IKM masih memilih membeli bahan bakunya sendiri.
"Padahal kalau belinya ramai-ramai secara berkelompok kan harga bahan bakunya bisa lebih murah. Kami juga mau bentuk nanti koperasi bahan baku agar para pemilik usaha di bidang IKM bisa beli bahan baku dari situ," jelasnya.
Selain itu, dalam mengembangkan industri kecil dan menengah di dalam negeri, para pelaku usaha dari kalangan tersebut hendaknya bekerjasama lebih baik dengan pihak pemerintah dan tidak egois dalam menjalankan bisnisnya.
Misalnya dalam bisnis garmen, pemerintah bisa menyediakan potongan harga untuk pengadaan mesin jahit, cutting atau mesin bordir.(Sis/Nur)

analisa :
adanya  persaingan antara industri besar,industri kecil dan investor asing perlu kita perhatikan.peran pemerintah  pun sangat andil dalam hal ini,sebab jika pemerintah benar-benar membuat peraturan dan dijalankannya dengan tegas,maka para industri kecil tidak perlu khawatir,karena dengan adanya peraturan pemerintah yang menyuruh para industri besar merangkul industri kecil sehingga Indonesia tidak perlu melakukan import,karena dengan produk dalam negri saja kualitasnya sama dengan produk luar. Tapi kenyataannya malah terbalik. Investor asing berbondong-bondong merangkul industri besar di Indonesia, sehingga kemungkinan industri kecil  akan kalah saing dengan industri besar,yang seharusnya industri besar dan industri kecil bergabung untuk memperkenalkan hasil-hasil dari anak negri.

tulisan softskill(mengapa kepala daerah banyak tersandung korupsi)

MENGAPA KEPALA DAERAH BANYAK TERSANDUNG KORUPSI

Ketua DPR RI, Marzuki Alie mengatakan banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi karena mereka terlibat dalam pendanaan kampanye oleh investor atau pengusaha.
"Kepala daerah tidak akan pernah mungkin mengembalikan biaya kampanye dengan gaji yang diterimanya dari negara tanpa melakukan korupsi ataupun kongkalikong dengan pengusaha," ujar Marzuki Alie dalam kuliah umumnya di Universitas Negeri Medan, Rabu (23/10/2013).
Marzuki  menjelaskan, dari 500-an lebih kepala daerah, sudah lebih dari 300 yang terkena kasus korupsi. Yang belum tertangkap karena nasib saja, karena yang lain apes. Gaji kepala daerah taruhlah rata-rata Rp 50 juta, yang artinya selama 5 tahun rata-rata mendapatkan gaji Rp 3 miliar, pendapatan itu tanpa jajan, tanpa sedekah, tanpa makan maupun lain-lainnya.
"Sementara untuk pemenangan rata-rata butuh biaya misalnya Rp 10-20 miliar. Terus darimana mereka mengembalikannya? Pastinya yah kalau tidak korupsi yah mereka harus memberikan berbagai konsensi bagi investornya,” ujarnya.
Marzuki mengatakan, inilah  yang menyebabkan berbagai sumber kekayaan alam pun terjual oleh berbagai kebijakan kepala daerah yang harus membayar investasi dari para investor yang telah membantunya memenangkan pilkada.
”Itulah mengapa sumber daya alam banyak dikuasai oleh orang-orang yang punya uang. Begitu menang, sumber daya alam itu pun habis dibagi. Kepala daerah berkuasa paling lama 2 periode, tapi izin pengelolaan yang sumber dayanya bisa diberikan sampai 20 tahun. Makanya jangan heran kalau sumber daya alam kita kini dikuasai oleh para pengusaha asing seperti dari China, India, Taiwan dan sebagainya,” ujarnya.
Marzuki Alie pun meminta kepada para mahasiswa yang akan menjadi agen perubahan untuk memilih pemimpin yang benar-benar jelas kriteria dan rekam jejaknya. Rakyat lah tegas Marzuki yang harus tahu bagaimana pemimpinnya.
“Pemimpin yang korup dan tidak bermartabat membuat banyak masalah. Perjalanan bangsa ditentukan oleh seorang pemimpin maka memilih pemimpin jangan hanya yang tenar karena publikasi, tidak tahu kinerja dan latar belakangnya,” katanya.

analisis:
 mungkin sebabnya banyak orang yang rela mengeluarkan uang “miliaran” demi ingin mencalonkan dirinya sebagai kepala daerah,  karena mereka tahu jika mereka terpilih uang yang semula untuk kampanye,akan  balik modal bisa 2x lipat. Dari mana mereka bisa mengembalikan modal yang semula digunakan untuk kampanye,sedangkan gaji murni nya pun tidak menyapai angka tersebut.
Kadang kita kurang perhatikan ini,bagaimana disuatu daerah yang amat sangat kaya sumber daya alamnya tetapi penduduknya dibawah garis kemiskinan,sedangkan kekayaan SDA sudah dikelola, lalu hasil SDA itu untuk siapa? Sedangkan rakyat disekitarnya untuk makan saja mereka tidak mampu. Tapi kita lihat kepala daerahnya,dengan gaji 50jt mereka bisa membangun rumah mewah dan mempunyai banyak mobil mewah. Kesuksesan suatu daerah tersebut semua tergantung dari kepala daerahnya, apakah niat semula menjadi kepala Negara untuk membantu meningkatkan taraf hidup rakyatnya atau meningkatkan kekayaannya.

tulisan softskill ( manakah yang lebih menguntungkan,investasi saham atau reskadana?)



Manakah Yang Lebih Menguntungkan, Investasi Saham Atau Reksadana?

“Menabung pangkal kaya”, mungkin Anda sudah sering mendengar kata bijak ini sejak masih kanak-kanak. Memang benar jika menabung adalah kebiasaan yang baik. Namun rasanya sekarang ini menabung saja tidak cukup untuk mengembangkan kekayaan Anda. Tahukah Anda kalau sekarang ini kenaikan harga atau inflasi naik lebih cepat dari pada perkembangan tabungan, entah itu di celengan, tabungan bank, ataupun deposito. Nah beberapa tahun terakhir ini istilah investasi makin terdengar gaungnya. Apakah itu investasi? Intinya, investasi adalah cara menabung yang lebih pintar dan juga menguntungkan dengan cara mengalahkan laju inflasi. Biasanya, investasi ini digunakan untuk mencapai tujuan finansial yang bersifat jangka pendek (1-3 tahun), menengah (3-5 tahun), dan jangka panjang (5 tahun kedepan). Instrumen investasi pun bermacam-macam, mulai dari investasi emas, investasi emas, investasi properti, investasi saham atau Reksadana.
Digadang-gadang, Reksadana adalah instrumen investasi yang paling mudah dilakukan. Sedangkan investasi saham merupakan investasi yang paling menguntungkan. Untuk itu, kali ini mari kita bahas dan pahami kedua instrumen investasi ini. Manakah yang paling tepat untuk Anda, investasi saham atau Reksadana?
Tiap-tiap instrumen investasi memiliki resiko serta mekanisme yang berbeda-beda, termasuk kedua instrumen ini. Berbicara mengenai investasi saham, instrumen investasi ini memang memiliki pertumbuhan yang paling “wow”. Namun ini tidak berarti semua saham juga mempunyai pertumbuhan yang seperti ini. Hanya segelintir perusahaan saham yang memiliki pertumbuhan di atas 30% per tahunnya serta memiliki aspek fundamental yang bagus dan sehat, seperti Astra International dan Bank BCA. Index Harga Saham Gabungan atau IHSG sering dipakai untuk rata-rata keseluruhan dari semua saham. IHSG ini pun memiliki pertumbuhan kurang lebih 26% setiap tahunnya.
Beralih ke Reksadana, instrumen yang memiliki berbagai jenis ini nampaknya cocok untuk Anda yang baru saja ingin menjajal dunia perinvestasian. Di Reksadana, ada jenis investasi Reksadana Saham yang agak mirip dengan investasi saham yang sebenarnya. Tapi, modal untuk berinvestasi di Reksadana Saham dapat dibilang relatif kecil, berbeda dengan investasi saham yang murni. Dari segi resiko pun, Reksadana memiliki resiko yang tidak terlalu tinggi. Inilah alasan mengapa Reksadana lebih mudah dijalankan.
Tetapi, resiko yang tinggi pastinya menghasilkan return yang tinggi pula, sama halnya yang terjadi pada investasi saham. Lalu, Anda harus memilih yang mana, investasi saham atau Reksadana? Semuanya kembali lagi kepada pengalaman, modal, serta niat yang Anda memiliki. Untuk para investor yang sudah lebih banyak pengetahuan dan pengalamannya, nampaknya berinvestasi di saham terlihat menggiurkan. Nah untuk Anda yang masih pemula, sebaiknya pilih yang memiliki instrumen investasi yang membutuhkan modal tidak terlalu banyak dan resiko yang tinggi, seperti Reksadana.

analisis : sebelumnya kita sudah mengenal apa itu investasi saham,investasi yang sangat menguntungkan jika kita mengerti bagaimana cara berinvestasi, namun sekarang sudah reksa dana. Apa itu reksa dana?reksa dana sama seperti halnya dengan investasi saham hanya bedanya tingkat resikonya, meskipun sama –sama memiliki resiko,namun reksa dana memiliki resiko yang rendah.
Bagi masyarakat yang ingin mencoba terjun kedalam berinvestasi, reksa dana sangatlah tepat. Karena dengan modal yang sedikit tingkat resikonya pun sedikit. Namun  jika masyarakat ingin mencoba investasi saham,sebaiknya sudah mengetahui perusahaan mana yang ingin diinvestasikan. Serta sudah tau apakah perusahaan itu memiliki kualitas kinerja yang sangat baik agar resiko kerugian yang didapat lebih minim.

tulisan softskill ( investasi saham=judi?)



Investasi Saham = Judi??
Itu sebuah pertanyaan yang sering kita dengarkan dari orang-orang sekitar. Karena mereka masih belum mengerti tentang Investasi saham. Biasanya mereka lebih suku berinvestasi uang di deposito / tabungan. Ketika itu, mereka yang punya uang banyak lebih memilih berinvestasi di sebuah instansi berjangka. Seperti yang anda tahu, investasi pada deposito / tabungan serta futures mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tabungan dan deposito dianggap sebagai sebuah investasi yang paling aman. Deposito memang jenis investasi yang paling aman sampai saat ini, namun returnnya sangatlah rendah. Sedangkan investasi di futures mempunyai karakteristik resiko yang tinggi namun diimbangi dengan return yang tinggi juga. Untuk mengubah pola pikir mereka yang sering terbiasa berinvestasi di 2 jenis tadi tentulah tidak mudah seperti membalikkan kedua telapak tangan. Bagi mereka dengan profil resiko yang kecil dan terbiasa menyimpan duit di tabungan, sebaiknya dikenalkan terlebih dahulu dengan investasi reksadana. Dengan demikian diharapkan sesudah mereka mengetahui resiko serta manfaatnya, bisa meningkatkan dan mengembangkan investasinya ke saham. Tetapi untuk mereka yang sudah terbiasa memperoleh return yang tinggi, umumnya agak melihat produk reksadana dengan sebelah mata. Sebaiknya untuk mereka diperkenalkan ke investasi saham saja, dengan harapan nantinya mereka bisa membandingkan resiko dari investasi saham dan investasi reksadana. Sehingga dapat melihat jenis investasi apa yang cocok untuk kita.
Biasanya pada awal pengenalan investasi saham, yang mereka tanyakan adalah untung dan ruginya di bisnis ini apa? Jadi begini keuntungan yang bisa didapat di investasi saham antara lain yaitu capital gain artinya keuntungan yang diperoleh bila harga jual lebih tinggi dibanding harga beli. Contohnya : jika anda membeli saham senilai Rp 1000 dan dijual dengan harga Rp 1100, maka anda akan memperoleh capital gain sebesar 100 rupiah per lembar saham yang sudah anda beli. Selain capital gain ada juga keuntungan lain yaitu deviden yang artinya pembagian keuntungan dari perusahaan yang dibagikan kepada investor / pemegang saham yang sudah bergabung dengan perusahaan tersebut.
Kalau ada keuntungan pasti selalu ada kerugian. Selain beberapa keuntungan yang diatas ada juga beberapa kerugian di investasi saham ini, seperti capital loss artinya kerugian yang diperoleh jika anda menjual saham dengan harga lebih rendah dibandingkan harga belinya. Ada juga yang dinamakan dengan resiko likuidasi, yaitu sebuah resiko yang terjadi apabila perusahaan yang anda ikuti bangkrut / pailit. Jadi bila hal ini terjadi, para investor memperoleh prioritas terakhir sesudah semua kewajiban dari perusahaan dilunasi. Dalam memilih saham gunakan analisa fundamental yaitu yang mempertimbangkan semua aspek mulai dari reputasi perusahaan, kinerja pegawai, prospek kedepan berkembang apa tidak, sehingga uang yang akan diinvestasikan ke saham bisa tumbuh dengan baik di masa depan. Jadi sebenarnya bermain saham bukan merupakan jenis judi karena didasarkan dari analisis fundamental dan tekhnikal ketika membeli saham.

analisis  :
       masyarakat berfikir jika melakukan invests sama halnya judi,jelas berbeda. Karena sebelum kita memutuska untuk berinvestasi pastinya kita menyelidiki latar belakang perusahaan tersebut dan melakukan analisa jika kita berinvest di perusahaan tersebut apakah kita akan mengalami likuidasi, mencari tau prospek kedepan perusahaan ini seperti apa,sehingga kita bisa nyaman dan aman melakukan investasi di perusahaan tersebut. Berbeda terbalik dengan hal nya judi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan investasi asalkan masyarakat mengerti dan paham cara-cara berinvestasi agar tidak mengalami likuidasi,

tulisan softskill tentang ekonomi



DPR Beri Catatan ke Pemerintah Soal Mobil Murah dalam RAPBN 2014

Jakarta - Mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) sudah lalu lalang di berbagai jalan Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Namun, persoalan ini masih menuai kontroversi termasuk di DPR-RI, bahkan menjadi catatan penting dalam RAPBN 2014.

Berdasarkan kesimpulan rapat panja DPR RI yang dikutip detikFinance, Rabu (23/10/2013), ada beberapa catatan yang dicantumkan oleh anggota dewan untuk pemerintah. Hasil panja ini masuk dalam poin yang masuk dalam bahan rapat Badan Anggaran (Banggar) dengan pemerintah malam ini.

Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra tidak menyetujui insentif perpajakan yang diberikan pemerintah untuk implementasi LCGC yang tertera dalam PP Nomor 41 Tahun 2013 Tentang barang kena pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor yang dikenakan PPnBM.

Alasannya adalah mobil ini tidak sinergi dengan upaya pengendalian BBM bersubsidi. Kemudian mobil murah juga tidak dijelaskan arah tujuannya. Kedua fraksi ini mempertanyakan masyarakat mana yang membutuhkan mobil murah.

"Sebutan mobil murah, murah untuk siapa? Sehingga siapa yang diuntungkan dengan kebijakan ini?" jelas bahan panja tersebut.

Kemudian catatan dari Fraksi PKS juga menekankan tidak perlunya memberian insentif pajak. Ini dianggap bertentangan dengan usaha pemerintah melakukan intensifikasi (peningkatan penerimaan) pajak.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan insentif pajak untuk mobil murah tidak mungkin ditarik kembali. Alasannya karena sudah masuk dalam peraturan pemerintah (PP).
Jakarta - "Nggak lah, PP sudah diberlakukan kok," ujar Bambang saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10/2013)

Ia menuturkan, harusnya yang menjadi perhatian saat ini adalah implementasi di lapangan. Sehingga mobil murah sesuai dengan syarat insentif pajak yang diberikan. "Implementasinya harus bener-bener," tegasnya.

Bambang mengakui masih ada kontroversi di masyarakat akibat kebijakan tersebut. Terutama soal implementasi masih ada kemungkinan mobil murah mengkonsumsi BBM bersubsidi.


analisis:
 munculnya mobil murah dan ramah lingkungan ditanggapi pro dan kontra,karena banyak beranggapan mobil murah itu murah bagi golongan masyarakat apa? Apakah masyarakat yang pengguna mobil murah itu mengkonsumsi BBM yang nonsubsidi?
Sesuai rapat di DPR RI menyatakan bahwa ada kebijakan intensif pajak, jelas ini sangat bertentangan dengan pemasukan (pajak) pemerintah.  Jika pemerintah menyetujui intensif pajak ini, apakah Negara tidak merasa dirugikan karena adanya intensif pajak ini?.